Tarzan Pencuri Ternak Hebohkan Warga Pinggir Hutan Trenggalek

Tarzan Pencuri Ternak Hebohkan Warga Pinggir Hutan Trenggalek

Penderita gangguan jiwa yang berperilaku seperti Tarzan menjalani perawatan di RSUD dr Soedomo, Trenggalek, Jatim. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Trenggalek - Bukan hanya terjadi di film ataupun serial televisi, manusia hutan alias Tarzan juga terdapat di dunia nyata. Setidaknya hal inilah yang dialami warga Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang resah akibat adanya manusia hutan tersebut.

Bukanlah tanpa alasan, sebab manusia hutan tersebut kerap sekali mencuri bahan makanan milik warga yang disimpan untuk persediaan ketika menggarap sawah di tengah hutan. Ternak milik warga pun kerap hilang.

Untuk itu warga beramai-ramai menangkap manusia hutan tersebut yang sedang membakar kambing hasil curian di tengah hutan. Sang Tarzan kemudian diserahkan ke polisi.

"Setelah kami menerima dan melakukan penyidikan ternyata manusia hutan tersebut diindikasi memiliki gangguan jiwa," ucap Kepala Sub Bagian Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi kepada Liputan6.com, Minggu (19/3/2017).

Ia menjelaskan pula, barang hasil curian sang Tarzan bukan untuk dijual, melainkan dikonsumsi sendiri. Selanjutnya, imbuh Supadi, polisi langsung menyerahkan penderita gangguan jiwa tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Soedomo, Trenggalek, untuk menjalani perawatan.

Setelah menginterograsi, polisi mendapatkan identitas Tarzan tersebut adalah Kasdun, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

"Semula dia tidak mau menjawab ketika ditanya. Dan setelah melakukan pertanyaan berulang, akhirnya dia mengaku," ujar Supadi.

Selanjutnya, menurut dia, polisi melapor ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Trenggalek untuk tindakan selanjutnya.

Penderita gangguan jiwa yang berperilaku seperti Tarzan menjalani perawatan di RSUD dr Soedomo, Trenggalek, Jatim. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Adapun saat ini Dinsos P3A Trenggalek berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pati. Rencananya, dalam waktu dekat tersebut, penderita gangguan jiwa yang berperilaku seperti Tarzan itu akan dipulangkan kepada keluarganya.

"Infonya manusia hutan itu berasal dari keluarga kurang mampu, makanya pemerintah harus hadir di dalam hal ini agar secepatnya bisa dipulangkan dan berkumpul dengan keluarganya," kata Supadi.

Rekomendasi