Warning: file_put_contents(/srv/users/serverpilot/apps/iharnews/public/wp-content/plugins/AGCLiputan6/cache/pilkada/read/read_2926781.lip): failed to open stream: No such file or directory in /srv/users/serverpilot/apps/iharnews/public/wp-content/plugins/AGCLiputan6/getdata.php on line 359

Real Count KPU: Anies - Sandi Kuasai Jakut dan Kepulauan Seribu

Real Count KPU: Anies - Sandi Kuasai Jakut dan Kepulauan Seribu

Cawagub DKI Jakarta no 2, Djarot bersalaman dengan Cagub no 3, Anies Baswedan usai debat terakhir Pilgub DKI Jakarta 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Penghitungan suara atau real count Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua tengah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hasil sementara, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menguasai wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Berdasarkan entry data Model C1 yang dilakukan KPU dari 100 persen TPS yang ada di Jakarta Utara sebanyak 2.150, pasangan nomor 2 Ahok-Djarot meraih 47,3 persen atau 418.096 suara. Sedangkan, pasangan nomor urut 3 Anies-Sandi mendapat 52,7 persen atau 466.568 suara.

Jumlah pemilih di wilayah Jakarta Utara tercatat sebanyak 1.136.271. Namun, yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 895.526. Suara yang dinyatakan sah sebanyak 882.303, suara yang tidak sah 7.969, dan total suara 889.125.

Sementara, dari 100 persen TPS yang ada di Kepulauan Seribu sebanyak 39, pasangan nomor 2 Ahok-Djarot meraih 38 persen atau 5.391 suara. Sedangkan, pasangan nomor urut 3 Anies-Sandi mendapat 62 persen atau 8.796 suara.

Jumlah pemilih di wilayah Kepulauan Seribu tercatat sebanyak 17.865. Namun, yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 14.355. Suara yang dinyatakan sah sebanyak 14.187, suara yang tidak sah 168, dan total suara 14.355.

Data hasil real count Pilkada DKI putaran kedua yang dihitung KPU ini berdasarkan entry data Model C1. KPU menegaskan, perolehan suara ini merupakan hasil sementara dan bukan hasil final.

"Jika terdapat kesalahan dalam Model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi ditingkat atasnya," tulis KPU dalam laman resminya.

Rekomendasi