Miris Mobil Klasik Bergaya Vintage Jadi Korban Perang Suriah

Miris Mobil Klasik Bergaya Vintage Jadi Korban Perang Suriah

Mobil klasik milik Mohammade Mohiedin Anis jadi korban perang di Aleppo, Suriah Utara.

Liputan6.com, Damasku - Perang  saudara yang terjadi di Suriah, memberikan luka mendalam bagi sejumlah warga sipil tak berdosa, tidak terkecuali Mohammade Mohiedin Anis. Pasalnya, puluhan mobil klasik pria berusia 70 tahun itu menjadi korban perang.

Anis memang dikenal sebagai salah satu kolektor mobil klasik asal Aleppo, Suriah Utara. Namun karena perang sejumlah mobil klasik bergaya vintage hancur karena terkena bom, peluru, hingga rudal dan granat.

Dilansir Dailymail, Jumat  (17/3/2017), diketahui Anis memiliki 30 mobil klasik yang di parkir di halaman luar. Karena perang, 20 mobil diantaranya hancur dan juga dicuri selama pertempuran berlangsung di Aleppo.

Namun dia pun menyatakan, 17 mobil diantaranya terparkir di depan rumah dan di kebun. Selain itu tujuh di antaranya telah disita kepolisian karena menghalangi jalan.

Mobil klasik milik Mohammade Mohiedin Anis jadi korban perang di Aleppo, Suriah Utara.

“Saya menyukai mobil karena mereka seperti wanita, indah dan kuat,” ujar Anis.

Anis mengatakan, mobil-mobil klasik yang dimilikinya rata-rata lansiran tahun 1950 dan berasal dari Amerika Serikat, mulai dari Buick, Cadillac, Chevrolet, Hudson serta Mercury.

Mobil klasik milik Mohammade Mohiedin Anis jadi korban perang di Aleppo, Suriah Utara.

"Saya memiliki tiga Cadillac karena mereka adalah yang paling mewah dari yang ada. Setiap kolektor mobil harus memiliki Cadillac. Jika seorang kolektor tidak memiliki satu (Cadillac), itu seperti tubuh tanpa kepala," katanya.

Namun demikian, bukan berarti dia tidak memiliki merek mobil klasik lainnya, melainkan ada jugua mobil-mobil dari Volkswagen (Jerman) dan Citroen (Perancis).

Rekomendasi