Mahasiswa China Antusias Lihat Kinerja Pemerintahan RI di DPR

Mahasiswa China Antusias Lihat Kinerja Pemerintahan RI di DPR

Kunjungan dari kedutaan China ke DPR. (Liputan6.com/Devira Prastiwi)

Liputan6.com, Jakarta - DPR hari ini menerima delegasi pertukaran mahasiswa China dan Indonesia. Kedatangan mereka diterima oleh anggota Komisi VIII DPR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Wanita yang karib disapa Sara ini pun menyambut baik kedatangan delegasi pertukaran mahasiswa China dan Indonesia di Operation Room Gedung Kura-kura Kompleks MPR/DPR/DPD Senayan, Jakarta Pusat. Dia merasa senang melihat antusiasme dari para generasi muda.

"Ini adalah anak-anak muda generasi muda para pelajar mahasiswa dari Indonesia dan dari China. Tentunya kita sangat senang melihat antusiasme dari generasi muda dua negara ini yang menjalin hubungan cukup baik," ujar Sara di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Menurut Sara, dengan kedatangan mereka ke Parlemen, maka dapat melihat langsung bagaimana mekanisme atau cara pemerintahan Indonesia bekerja.

"Mereka bisa melihat secara langsung mekanisme dari government atau pemerintahan dari setiap negara, jadi dari yang Indonesia ke sana, dari sana pun juga ke sini," ucapnya.

"Dan hari ini kami memberikan sedikit kejelasan bukan hanya dari kami saja dari DPR tapi juga dari Sekretariat Jenderal juga memberikan gambaran tentang mekanisme atau sistem pemerintahan atau legislatif yang berlaku di Indonesia," imbuh dia.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, apabila banyak generasi muda yang antusias melihat kinerja dari Parlemen, maka hubungan kedua negara dapat semakin terjalin baik ke depan.

"Kayaknya kalau misalnya lebih banyak generasi muda seperti yang hadir pada hari ini, masa depan dua negara ini (Indonesia dan China) cerah," kata dia.

Oleh karena itu, Sara menegaskan kalau DPR akan selalu senang hati apabila kedatangan audiensi-audiensi dari berbagai pihak.

"Kita kan selalu melakukan audiensi. Sebenarnya bukan hanya di kami sih (DPR), tapi di fraksi-fraksi juga menerima audiensi," tuturnya.

"Jadi saya rasa keterlibatan masyarakat, kan namanya juga DPR, Dewan Perwakilan Rakyat ya aspirasi mereka harus didengar, dan itu kan tentu bukan hanya saat kami ke dapil (daerah pemilihan) saja, tapi di rumah rakyat ini pun juga sangat terbuka untuk kita menerima perwakilan perwakilan rakyat yang lain," pungkas Sara.

Usai melakukan tanya jawab, mereka pun berfoto di depan Parlemen.

Pertukaran mahasiswa China dan Indonesia ini berasal dari berbagai universitas di kedua negara. Untuk universitas dari China adalah Fujian Agriculture and Forestry University, Fujian Normal University, National Huaqiao University, dan Fuzhou University. Sedangkan universitas dari Indonesia di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hassanudin, dan Universitas Udayana.

Rekomendasi