Jatuh dari Wahana Arung Jeram, Gadis 11 Tahun Meninggal Dunia

Jatuh dari Wahana Arung Jeram, Gadis 11 Tahun Meninggal Dunia

Asyiknya bermain arum jeram menggunakan ban atau river tubing di aliran Sungai Kedaton Campoan, Desa Andung Biru, Probolinggo, Jatim. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Inggris - Seorang gadis berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (9/5/2017), setelah terjatuh dari sebuah wahana arung jeram di salah satu tempat wisata taman bermain di Inggris.

Dilansir ABC News, Kamis (11/5/2017), petugas kepolisian Staffordshire, Inggris mengatakan jika gadis itu diperkirakan jatuh ke dalam sungai buatan dengan arus kencang pada pukul 2.20 siang waktu setempat.

Gadis tersebut akhirnya diangkat dari sungai oleh karyawan wahana permainan sebelum petugas kepolisian datang. Kemudian gadis malang itu langsung diterbangkan ke sebuah Rumah Sakit Anak di Brimingham, Inggris. Namun sayang nyawanya tak tertolong, seperti laporan kepolisian.

George Bryan, direktur wahana bermain Drayton Manor mengungkapkan kesedihannya atas kepergian gadis kecil tersebut.

“Dengan berat hati kami laporkan bahwa gadis kecil yang dibawa ke Rumah Sakit Anak Brimingham telah meninggal dunia setelah terjadi insiden dalam salah satu wahana di taman bermain kami pada siang hari," kata Bryan.

“Kami sangat terkejut dan sangat sedih. Kami turut berbela sungkawa kepada keluarga dan sahabat gadis ini atas terjadinya cobaan berat ini," lanjutnya.

Gadis itu diketahui menaiki wahana Splash Canyon yang digambarkan dengan sangat menarik di situsnya sebagai wahana yang tak terduga dan menegangkan. Wahana tersebut dibangun pada 1993.

(ul)